HAKIKAT MANUSIA DALAM KONTEKS PENDIDIKAN ISLAM
DOI:
https://doi.org/10.53640/tmcgy114Keywords:
Hakikat Manusia, Pendidikan, Pendidikan IslamAbstract
Dibandingkan dengan makhluk lainnya, manusia paling sadar mempertanyakan tentang keberadaan diri dan alamnya. Bakat filsuf dimiliki manusia sejak kecil, anak-anak dengan spontan akan bertanya segala sesuatu tentang diri dan sekitarnya, siapa dirinya, darimana asalnya, dan akan kemana arah hidupnya. Keberadaan manusia sebagai hayawan al nathiq (hewan yang berpikir) sebagai subjek berpikir sekaligus objek yang dipikirkan. Orang-orang yang arif terdahulu jika memberi nasihat biasanya berpegang pada kalimat, “kenalilah dirimu”. Nasihat tersebut mempunyai arti dengan pertanyaan, “siapakah sesungguhnya engkau”. Jawaban dari pertanyaan tersebut sudah cukup banyak terjawab akan tetapi masi tetap misteri apa saja yang ada diseputaran manusia belum dapat diungkap sepenuhnya, sementara pencapaian pengetahuan manusia makrokosmos yang banyak mengalami kemajuan dan tidak berbanding lurus dengan pencapaian pengetahuan mikrokosmos yang masi menyisakan banyak persoalan yang belum terjawab. Fokus kajian tentang yaitu; “hakikat manusia dalam konteks pendidikan Islam”, berupaya mengkaji pada term implikasi dan peran manusia terhadap proses pendidikan Islam dari unsur kedudukan, peran serta potensi manusia. Studi ini menggunakan kajian kepustakaan dengan pendekatan analisis normatif dan filosofis.
References
Alim, A. sa’diyah. (2020). Hakikat Manusia, Alam Semesta, dan Masyarakat dalam Konteks Pendidikan Islam. Jurnal Penelitian Keislaman, 15(2), 148. https://doi.org/10.20414/jpk.v15i2.1760
Daud, W. M. W. (n.d.). Filsafat dan Praktik Pendidikan Islam (1st ed.). Bandung.
Daud, W. M. W. (2022). filsafat dan praktik pendidikan islam (Vol. 1).
Ismail, S. (2013). Tinjauan Filosofis Pengembangan Fitrah Manusia dalam Pendidikan Islam. At-Ta’dib, 8(2), 244. https://doi.org/10.21111/at-tadib.v8i2.510
Noviansah, A. (2020). Pemikiran Filsafat Menurut Thales (Analisis Kritis dalam Prespektif Filsafat dan Agama dalam Pembentukan Alam). Zawiyah Jurnal Pemikiran Islam, 6(2), 244.
Qodir, A. (2019). Manusia dan Pendidikan (Pertama). Bandung: Simbiosa Rekatama Media.
Warsah, I. (2017). Interkoneksi Pemikiran Al-Ghazāli dan Sigmund Freud Tentang Potensi Manusia Interconnection of Thought of Al-Ghazāli and Sigmund Freud About Human Potential. Penelitian Sosial Dan Keagamaan, 33(1), 56.
Zainuddin, H. (2013). Hakekat Manusia dan Implikasinya dalam Pendidikan. Retrieved September 14, 2023, from Uin Malang website: https://uin-malang.ac.id/blog/post/read/131101/hakekat-manusia-dan-implikasinya-dalam-pendidikan.html
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Ibrahim Moch

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.