PENGARUH PEAK PARTICLE VELOCITY ( PPV ) DARI HASIL KEGIATAN PELEDAKAN TERHADAP KEKUATAN LERENG PENAMBANGAN ( FK) PADA PENAMBANGAN BATUBARA
DOI:
https://doi.org/10.53640/jgp.v1i21.287Abstrak
Penelitian ini adalah bertujuan untuk mengetahui batas maksimum dalam peak particle velocity setiap peledakan yang dapat berpengaruh terhadap lereng penambangan Batubara. Pengukuran getaran peledakan dilapangan yg digunakan adalah alat Blasmate III . Sebelum pengukuran, dilakukan pengaturan terlebih dahulu pada alat sangat penting sehingga data yang dihasilkan akan lebih baik dan presisi. Dengan data percepatan acceleration ( a ) hasil dari kegiatan peledakan yang berperan dan berpengaruh terhadap kestabilan lereng penambangan adalah percepatan gelombang Longitudinal. Menurut California Departemen Of Mine And Geology ( CDMG, 1997) nilai percepatan yang digunakan untuk dimasukkan kedalam aplikasi pemodelan geoteknik yang ada. Baik itu slide maupun slope-w besarnya adalah a = 50% PPA Longitudinal. Dari waktu penelitian antara bulan Juni 2014 sampai dengan bulan Juli 2014 maka didapatkan data sebanyak 44 kali peledakan sehingga diolah didapatkan nilai hubungan 0.789 berdasarkan regresi linier antara Faktor Keamanan Lereng ( FK ) dan Peak Partikle Velocity ( PPV). Hasil perhitungan untuk lokasi Pit C0 diperoleh PPV maksimum adalah 13.52 mm/s yang aman terhadap Faktor Keamanan minimumnya 1,47.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Jurnal Geologi dan Pertambangan (JGP) adalah jurnal berakses terbuka (open access). Seluruh artikel yang diterbitkan di JGP dilesensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0). Di bawah lisensi ini, pembaca dan penulis bebas untuk membagikan (menyalin dan menyebarluaskan materi dalam bentuk atau format apa pun) serta mengadaptasi (mengubah, mengubah bentuk, dan membuat turunan dari materi untuk tujuan apa pun, termasuk komersial), dengan syarat memberikan retribusi/kredit yang sesuai kepada penulis asli dan JGP sebagai media terbitan pertama, serta menyebarluaskan karya turunan di bawah lisensi yang sama. Penulis tetap memegang hak cipta penuh atas artikel mereka.



