KAJIAN PEMANFAATAN LAHAN BEKAS TAMBANG DALAM UPAYA REKLAMASI BERDASARKAN KAIDAH GOOD MINING PRACTICE PADA PT. ANUGRAH BARA KALTIM KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA PROPINSI KALIMANTAN TIMUR
DOI:
https://doi.org/10.53640/jgp.v2i18.202Abstrak
Penelitian ini meliputi ; kualitas lahan pasca tambang, cara pemanfaatan lahan, cara pengelolaan lahan. Reklamasi yang dilakukan mengacu pada pelaksanaan pertambangan yang baik dan benar. Pengambilan data dilakukan dengan dua cara yaitu data primer yang diperoleh dari pihak perusahaan yang meliputi data-data seperti peta topografi, data kualitas air dan tanah, log bor, peta kemajuan tambang, curah hujan dan luas pit sedangkan data sekunder yang diambil langsung dilapangan pada saat penelitian yaitu berupa pengambilan sampel tanah dan air yang kemudian dianalisa dilaboratorium. Berdasarkan hasil analisa tanah dilaboratorium dan kondisi tanah yang terdapat pada daerah penelitian, akan disesuaikan jenis tanaman yang cocok untuk ditanam dengan mengacu pada hasil pH tanah ( 3,9 – 6,8 ) yang didapat dilapangan. Selain itu perlu diperhatikan pula syarat tumbuh lainnya berupa iklim, curah hujan, suhu, ketinggian, dan jenis tanahnya. Daerah penelitian dapat ditanami 4 jenis tanaman yaitu Kayu putih, Melinjo, Jambu Mete dan Sengon. Dari keempat jenis tanaman yang diusulkan berdasarkan nilai jualnya, maka jenis tanaman Melinjo yang dipilih sebagai tanaman terbaikUnduhan
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Jurnal Geologi dan Pertambangan (JGP) adalah jurnal berakses terbuka (open access). Seluruh artikel yang diterbitkan di JGP dilesensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0). Di bawah lisensi ini, pembaca dan penulis bebas untuk membagikan (menyalin dan menyebarluaskan materi dalam bentuk atau format apa pun) serta mengadaptasi (mengubah, mengubah bentuk, dan membuat turunan dari materi untuk tujuan apa pun, termasuk komersial), dengan syarat memberikan retribusi/kredit yang sesuai kepada penulis asli dan JGP sebagai media terbitan pertama, serta menyebarluaskan karya turunan di bawah lisensi yang sama. Penulis tetap memegang hak cipta penuh atas artikel mereka.



