STUDI PAF/NAF DENGAN METODE UJI STATIK PT. KITADIN SITE EMBALUT KALIMANTAN TIMUR
DOI:
https://doi.org/10.53640/jgp.v1i19.135Abstract
Penelitian ini merupakan usaha untuk menentukan potensi batuan pembentuk asam melalui parameter uji statik yang akurat dalam klasifikasi analisis kimia pada sampel batuan dan air. Penelitian ini diawali dengan melakukan berbagai metode uji statik yang sering dilakukan di Indonesia, yaitu; total sulfur (TS), acid neutralizing capacity (ANC), net acid generating (NAG) dan pH Paste. Pengujian ini, dilakukan pada sampel tanah penutup overburden dan interburden serta batubara itu sendiri.
Penelitian ini mengambil sample dari enam titik bor, yaitu E17-303G, E17-254C, E17-221C, E17-326C, E17-176C, E17-415C. Beradasarkan hasil deskripsi batuan, menunjukan adanya jenis mineral sulfida yang terdapat pada keenam sampel, secara umum ada korelasi yang baik antara total sulfur dan NAPP yang terdapat pada batuan dengan besaran NAG pH. Untuk jenis mineral sulfida reaktif yang sama, semakin besar total sulfur, maka NAG pH akan bernilai besar pula. Khusus untuk sampel E17-303G dan E17-415C dimana total sulfur E17-303G lebih besar, namun nilai NAG pH 4.5-nya lebih kecil, maka dapat disimpulkan dari hasil penelitian ini, bahwa dalam sampel E17-303G terdapat lebih banyak sulfida yang kurang reaktif, sedangkan sampel E17-415C nilai NAGpH 4.5-nya lebih besar dari pada nilai total sulfurnya, sehingga pada sampel ini terdapat sulfida yang sangat reaktif.
Keywords: Nag pH, Acid Mine Drainage, NAPP method
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Jurnal Geologi dan Pertambangan (JGP) is an open-access journal. All articles published in JGP are licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0). Under this license, readers and authors are free to share (copy and redistribute the material in any medium or format) and adapt (remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially), provided that proper credit is given to the original authors and JGP as the place of primary publication, and any derivative works are distributed under the same license. Authors retain copyright and grant the journal the right of first publication.



