Plagiarism Screening

PLAGIARISM SCREENING POLICY

Jurnal Kebijakan, Inovasi, dan Pembangunan Daerah (JKIPD) • Komitmen Integritas & Orisinalitas Akademik

Dewan Redaksi Jurnal Kebijakan, Inovasi, dan Pembangunan Daerah (JKIPD) menjunjung tinggi integritas akademik dan berkomitmen penuh untuk mencegah segala bentuk plagiarisme, fabrikasi data, dan duplikasi publikasi. Setiap manuskrip yang masuk wajib melalui tahap pemeriksaan orisinalitas sebelum dialihkan ke mitra bestari (reviewers).

Pemeriksaan tingkat kemiripan teks dilakukan menggunakan perangkat lunak deteksi plagiasi standar industri ilmiah internasional, yakni Turnitin atau iThenticate.

✦ Batas Ambang Kemiripan (Similarity Threshold)

≤ 20% Dapat Diterima (Acceptable)

Naskah langsung dilanjutkan ke proses penelaahan mitra bestari.

21% – 25% Revisi Parafrase (Minor Revision)

Naskah dikembalikan ke penulis untuk memparafrase bagian yang terdeteksi serupa.

> 25% Penolakan (Desk Reject)

Naskah langsung ditolak karena indikasi kemiripan teks yang berlebihan.

Catatan Konfigurasi: Pemeriksaan Turnitin dijalankan dengan mengecualikan daftar pustaka (exclude bibliography) dan kutipan langsung yang diapit tanda petik (exclude quotes), dengan filter kecocokan kata kecil (exclude matches < 5-8 words).

Alur dan Tindakan Terhadap Pelanggaran Plagiasi

  • Pemeriksaan Tahap Awal (Pre-Review): Dijalankan saat naskah pertama kali masuk OJS sebelum dewan redaksi menugaskan penelaah.
  • Pemeriksaan Tahap Akhir (Post-Review): Sebelum artikel masuk ke tahap *proofreading* dan diterbitkan, naskah final hasil revisi akan dipindai ulang untuk memastikan perbaikan tidak menambah tingkat kemiripan teks.
  • Tindakan Pelanggaran Fatal: Apabila ditemukan indikasi plagiarisme berat, fabrikasi data, atau publikasi duplikat tanpa rujukan etis yang sah, dewan redaksi berhak melakukan penolakan naskah secara permanen dan mencatat penulis dalam daftar perhatian redaksi.
Saran Bagi Penulis (Recommendation for Authors):

Penulis sangat disarankan untuk memeriksa sendiri naskah menggunakan perangkat lunak anti-plagiasi serta memanfaatkan perangkat lunak manajemen referensi (seperti Mendeley atau Zotero) untuk memastikan seluruh rujukan dan sitasi tercatat secara akurat sebelum naskah disubmit ke JKIPD.