Tingkat Keberhasilan Revegetasi Tanaman Gaharu Dilahan Pasca Tambang Batubara

Authors

  • Yustina Hong Lawing Universitas Kutai Kartanegara

Abstract

ABSTRAK

Dalam kegiatan penambangan diwajibkan menerapkan penambangan yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan, sehingga terwujud penambangan yang ramah lingkungan. Rencana dan rancangan kegiatan pertambangan yang tidak sesuai dapat menimbulkan dampak berupa penurunan produktivitas tanah, pemadatan tanah, terjadinya erosi dan sedimentasi, flora dan fauna yang terganggu, keamanan dan kesehatan penduduk, serta perubahan iklim mikro. Kondisi ekstrim pada lahan pasca tambang dapat diatasi dengan perbaikan kondisi tanah, memperbaiki sistem drainase, penyiraman dan pemilihan jenis pohon yang tepat yang dapat beradaptasi dengan kondisi ekstrim tersebut.

Tujuan penelitian adalah mengetahui untuk mengetahui tingkat keberhasilan revegetasi tanaman gaharu dilahan pasca tambang batubara dengan  melihat persentase tumbuh tanaman dari parameter pertambahan tinggi, pertambahan diameter, pertambahan jumlah daun dan pertambahan  jumlah cabang tanaman. Serta kesehatan tanaman dengan mengamati kondisi fisik tanaman yaitu tanaman sehat dan tanaman tidak sehat.

Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian kapur dolomit 100 g/lubang menunjukkan hasil pertumbuhan tanaman yang lebih baik pada tanaman gaharu yaitu terhadap pertambahan tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun, dan jumlah cabang tanaman gaharu dibandingkan dengan pemberian pupuk kandang ayam, NPK dan kombinasi. Tingkat keberhasilan revegetasi dengan tanaman gaharu didaerah penelitian termasuk dalam klasifikasi Sangat Tinggi dengan persentase tumbuh tanaman sebesar 100%. Dan persen tanaman sehat menunjukkan sebesar 77,33% dengan klasifikasi baik.

Kata Kunci: Gaharu (Aquilaria microcarpa), keberhasilan reklamasi, revegetasi, lahan pasca tambang.

Additional Files

Published

2020-12-29

Issue

Section

Jurnal Geologi Pertambangan