Penguatan Literasi Bahasa Inggris Anak Binaan melalui Reading Aloud Competition: Studi Pengabdian kepada Masyarakat di LPKA Kelas II Tenggarong
DOI:
https://doi.org/10.53640/6v6sam43Keywords:
literasi Bahasa Inggris, reading aloud, pendidikan nonformal, anak binaan, pengabdian kepada masyarakatAbstract
Pendidikan merupakan hak dasar setiap anak, termasuk anak yang sedang menjalani pembinaan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA). Namun, pelaksanaan pendidikan formal di lingkungan pemasyarakatan masih menghadapi berbagai keterbatasan, sehingga diperlukan pendekatan alternatif yang lebih fleksibel dan kontekstual. Salah satu pendekatan yang potensial adalah pendidikan nonformal berbasis literasi bahasa. Artikel pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan kegiatan Reading Aloud Competition Bahasa Inggris serta mengkaji dampaknya terhadap literasi, motivasi belajar, dan kepercayaan diri anak binaan di LPKA Kelas II Tenggarong. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan selama satu hari, yaitu pada 17 Juli 2025, dengan melibatkan sekitar 40 anak binaan yang memiliki latar belakang pendidikan dan kemampuan Bahasa Inggris yang beragam. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui pendampingan membaca dan lomba membaca nyaring (reading aloud). Evaluasi dilakukan berdasarkan aspek pengucapan, kelancaran, intonasi, pemahaman teks, serta observasi terhadap motivasi dan kepercayaan diri peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebagian besar peserta memiliki kemampuan membaca Bahasa Inggris pada kategori cukup baik hingga sangat baik. Selain peningkatan kemampuan literasi, kegiatan ini juga berdampak positif terhadap motivasi belajar dan kepercayaan diri anak binaan. Peserta menunjukkan antusiasme tinggi dan menyatakan harapan agar kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan. Temuan ini menegaskan bahwa pendidikan nonformal berbasis literasi Bahasa Inggris, khususnya melalui metode reading aloud, merupakan strategi pembinaan yang efektif dan relevan dalam mendukung rehabilitasi dan pengembangan potensi anak binaan di lingkungan pemasyarakatan.
Downloads
References
Chloupis, G., Kontompasi, D. Examining the relation between education, recidivism & crime prevention. Discov glob soc 3, 18 (2025). https://doi.org/10.1007/s44282-025-00153-0
Davis, L. M., Bozick, R., Steele, J. L., Saunders, J., & Miles, J. N. V. (2013). Evaluating the effectiveness of correctional education: A meta-analysis of programs that provide education to incarcerated adults. RAND Corporation.
Fathoni, A. R. (2025). Efektivitas Program Rehabilitasi Narapidana dalam Kebijakan Pemasyarakatan di Indonesia. Journal of Correctional Management, 2(1), 10-22.
Levin, E. (2018). The Power of Reading Aloud: How Oral Reading Enhances Fluency and Comprehension. Journal of Applied Linguistics and Language Learning, 5(2), 45-60.
Mufti, E. A., & Riyanto, O. S. (2023). Peran lembaga pemasyarakatan dalam upaya rehabilitasi narapidana untuk mengurangi tingkat residivis. AL-MANHAJ: Jurnal Hukum Dan Pranata Sosial Islam, 5(2), 2425-2438.
Page, N. M. (2023). Engaging with others to identify areas of learning. Journal of Education, Innovation and Communication, 5(1), 29-52.
Rasinski, T. V., & Smith, P. M. (2018). The great fluency debate: What it is, why it matters, and what to do about it. The Reading Teacher, 71(5), 585-592.
Schunk, D. H. (1995). Self-efficacy, motivation, and performance. Journal of applied sport psychology, 7(2), 112-137.
SITI, K. (2025). Pemberdayaan Klien Dalam Pengembangan Life Skill Melalui Program Keterampilan Di Balai Pemasyarakatan Kelas Ii Kabupaten Pringsewu (Doctoral dissertation, UIN RADEN INTAN LAMPUNG).
Sujoko, I., Humaira, A., Syarif, E., & Adhha, N. (2021). Pembinaan narapidana di lembaga pemasyarakatan Indonesia.
Tauer, J. M., & Harackiewicz, J. M. (2004). The effects of cooperation and competition on intrinsic motivation and performance. Journal of personality and social psychology, 86(6), 849.
Thornbury, S. (2005). How to Teach Speaking. Longman. (Specifically, chapters discussing pronunciation practice, fluency development, and the link between oral production and confidence).
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak.Bandura, A. (1997). Self-efficacy: The exercise of control. Macmillan.
UNESCO Institute for Lifelong Learning. (2019). Education in prisons: A literature review. UIL.
UNESCO. (2015). Education for all 2000–2015: Achievements and challenges. UNESCO Publishing.
Widyaningtyas, M. N. H. P., & Subroto, M. (2023). Analisis Yuridis terhadap implementasi program pendidikan kesetaraan bagi anak binaan di lembaga pembinaan khusus anak. Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial dan Sains, 12(02).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Elsa Widya Hapsari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.





