Kajian proses pengolahan batubara pada unit crushing plant area icf PT. Indonesia pratama konsesi PT. Fajar Sakti Prima Kecamatan Tabang Kabupaten Kutai Kartanegara Kalimantan Timur

Authors

  • Satriadi Universitas Kutai Kartanegara
  • Mulyono Dwiantoro Universitas Kutai Kartanegara

Abstract

SARI

Penelitian ini dilaksanakan untuk mengkaji tentang proses pengolahan batubara pada unit crushing plant area icf dengan tujuan mengetahui proses pengolahan batubara pada unit crushing plant, menghitung efisiensi kerja dan nilai ketersedian alat, faktor yang mempengaruhi produksi batubara, hubungan jam kerja dan hambatan-hambatan terhadap produksi batubara, dan merancang peningkatan produksi batubara.

Metode yang dipakai dalam penelitian ini terdiri dari kajian pustaka, pengumpulan data, pengambilan data dengan cara turun langsung ke lapangan dan diskusi dengan berbagai pihak yang berhubungan dengan kegiatan crushing plant batubara di daerah penelitian.

Hasil yang diperoleh selama penelitian di lapangan meliputi : Proses penghancuran batubara pada area ROM ICF menggunakan dua buah crusher berkapasitas 600 ton/jam dan 800 ton/jam, batubara besar yang diolah atau Raw coal berukuran ±50 cm diremukkan hingga berukuran ±7 - 8 cm. Nilai efisiensi kerja (efektivitas crusher 1 = 80% dan crusher 2 = 80%, kesedian fisik crusher 1 = 99% dan crusher 2 = 98%, utilitas crusher 1 = 93% dan crusher 2 = 93%, efisiensi optimum crusher 1 = 73% dan crusher 2 = 73%, dan efisiensi rata-rata crusher 1 = 91% dan crusher 2 = 90%). Nilai ketersedian alat (mechanical  availability crusher 1 = 99% dan crusher 2 = 97%, physical availability crusher 1 = 99% dan crusher 2 = 98%, use of availability crusher 1 = 74 % dan crusher 2 = 74%, effective utilization crusher 1 = 73% dan crusher 2 = 73%). Faktor yang mempengaruhi produksi batubara pada unit crushing plant (waktu tertunda crusher 1 = 136,4 jam dan crusher 2 = 134 jam, waktu terhenti crusher 1 = 47,6 jam dan crusher 2 = 47,3 jam, breakdown crusher 1 = 7,75 Jam dan crusher 2 = 15,8 Jam). Rancangan peningkatan produksi batubara dengan mengatur waktu tertunda crusher 1 sebesar 2 jam (produksi batubara akan memenuhi target yang diinginkan sebesar 12.069), pada crusher 2 sebesar 1 jam (produksi batubara akan memenuhi terget yang diinginkan sebesar 16.606).

 

 

Kata kunci : Crushing Plant, Pengolahan Batubara, Target produksi, efisiensi 

                     kerja

Additional Files

Published

2020-12-29

Issue

Section

Jurnal Geologi Pertambangan