Kontribusi Pajak Kendaraan Bermotor Dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor Untuk Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara

Hero Suprayitno

Abstract

Besarnya Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara berasal dari dana perimbangan, pajak daerah, pinjaman daerah dan lain-lain pendapatan yang sah, seperti hasil penjualan barang-barang milik daerah, jasa giro, sumbangan pihak ketiga, angsuran/cicilan rumah dinas atau kendaraan bermotor, kontribusi penyertaan modal pada pihak ketiga, serta bunga deposito. Salah satu sumber pajak daerah yang potensinya cukup besar adalah Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB). Pajak kendaraan bermotor pada awalnya merupakan pajak pusat yang diserahkan kepada daerah berdasarkan Undang-undang Nomor 32 tahun 1957 jo peraturan pemerintah Nomor 3 tahun 1957 tentang Penyerahan Pajak Negara Kepada Daerah dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor berdasarkan Undang-undang Nomor 10 tahun 1969 jo Peraturan Pemerintah Nomor 5 tahun 1959. Atas dasar penyerahan tersebut maka urusannya menjadi kewenangan Pemerintah Propinsi melalui Dinas Pendapatan Propinsi, dimana kegiatan operasionalnya, dilaksanakan oleh Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Dinas Pendapatan Daerah Propinsi di setiap Kabupaten / Kota.

Kata Kunci : Kontribusi, Pendapatan


Refbacks

  • There are currently no refbacks.
Powered by OJS | Design by ThemeOJS